NAMRU 2 dan FLU BABI

Flu Babi Merebak, Gerakan Tolak Namru-2 Muncul Lagi
M. Rizal Maslan –
http://www.detiknews.com/read/2009/04/27/204408/1122361/10/flu-babi-merebak-gerakan-tolak-namru-2-muncul-lagi
Jakarta – Di tengah merebaknya isu Flu Babi dan Flu Burung di Indonesia, Front Usir Namru (FUN) kembali menyerukan penolakan keberadaan laboratorium biologi Aangkatan Laut AS, Naval Medical Research Unit (Namru-2). Alasannya, laboratorium AS itu telah membahayakan dan mencuri specimen virus manusia di Indonesia.

“Kami rakyat Indonesia menuntut agar Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, menarik penuh laboratorium Namru-2 dan menghentikan semua operasi militer dan intelejen yang berbahaya bagi keamanan umat manusia,” kata juru bicara Front Usir Namru, Agung Nugroho, kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/4/2009).

Menurut Agung, keberadaan laboratorium Namru-2 di Indonesia sejak tahun 1968 adalah demi kepentingan Angkatan Laut AS. Walau ada Memorandum Of Understanding (MOU) antara pemerintah AS dan Indonesia telah berakhir pada tahun 2005, namun laboratorium itu tetap beroperasi dan melanggar kedaulatan bangsa, negara dan rakyat Indonesia.

“Selain itu mengancam keselamatan jiwa rakyat, karena bukan hanya melakukan penelitian penyakit-penyakit menular yang ada di Indonesia namun juga mengembangkan berbagai virus penyakit tanpa pengawasan dan laporan pada pemerintah Indonesia,” ungkapnya.

FUN, lanjut Agung, juga meminta kepada semua lembaga asing di Indonesia termasuk World Health Organization (WHO) mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia dan tidak memfasilitasi lagi pencurian-pencurian virus asal Indonesia. Siapa pun nanti yang akan terpilih menjadi presiden di Indonesia harus menolak keinginan sejumlah elit politik di DPR yang ingin membuka kembali laboratorium Namru-2.

“Presiden Indonesia pantang takut dengan ancaman imperialisme AS, karena ada 220 juta rakyat yang siap membela negara Indonesia.” tegasnya.

Agung juga meminta agar Polri dan Kejagung untuk memeriksa anggota DPR yang bersekongkol untuk membuka laboratorium tersebut. Bahkan bila perlu Panglima TNI dan Kepala BIN tidak berdiam diri dan bertindak tegas saat specimen darah ratusan prajurit TNI di Papua diambil dicuri oleh laboratorium Marinir AS di Namru-2 dan operasi intelijen ilegal di Indonesia.

FUN juga mendukung Menkes Siti Fadilah Supari yang menentang ekspolitasi imperialisme di bidang kesehatan dan tidak takut dengan berbagai gertakan murah kaum kapitalis. Depkes harus mampu mendorong pengembangan penelitian dalam negeri untuk kepentingan kesehatan Indonesia.

Ditambahkan Agung, rencananya Selasa (28/4/2009) besok siang akan ada diskusi dan penandatangan Petisi Bersama Usir Namru-2 di gedung Jakarta Media Center (JMC), Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Ke-24 ormas, LSM dan akademisi ini di antaranya, Ikhwanul Muslimin (IM), Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Rumah Demokrasi Rakyat, Gema Nusantara, ILALANG, Dewan Kebangkitan Islam Indonesia, Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI), Forum Kepemimpinan Pemuda Indonesia (FKPI), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI).

Jaringan Orang terinfeksi HIV (JOTHI), Perkumpulan Korban Napzah Indonesia (PKNI), Institute For Global Justice (IGJ), Poros Wartawan Jakarta (PWJ), Dewan Wartawan Untuk Rakyat (DWR), Forum Pancasila, Center For Democracy And Social Justice Study (CeDSoS), PRAXIS, SKEPHI, Laramse, Serikat Tani Nasional (STN), Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI). Tiga perguruan tinggi yang mendukung gerakan ini, di antaranya Universitas Samratulangi, Universitas Atmajaya dan Universitas Gajah Mada.

2 Komentar

  1. Flu babi: hukuman untuk orang – orang yang berbuat aniaya.

  2. betul….karena sudah jelas kita jangan makan babi…haram…
    NAMRU 2 harus keluar dari INDONESIA..
    kapal nelayan Indonesia aja kl masuk wilayah luar pasti dibakar ato dihancurkan….


Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • ARSIP QT